Thursday, September 21, 2017

Manfaat, efek samping dan fakta dari buah delima

kasanah.id - Buah delima sejak lama telah diketahui memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Buah ini adalah buah yang berasal dari dataran mediterania dan bagian utara India, meskipun begitu, buah ini pertama kali dipetik di Iran. 

      Buah delima memiliki nama latin Punica granatum dan disebut dengan pomegranate dalam bahasa Inggris. Saat ini, buah delima telah tersebar ke banyak wilayah, termasuk Asia Tenggara dimana Indonesia terdapat didalamnya. 

     Delima dapat dikonsumsi secara langsung, dibuat jus, sirup. Sedangkan delima yang telah dikeringkan dapat dijadikan topping untuk ice cream, yogurt, salad, granola bar.


Manfaat dari buah delima untuk kesehatan

     
     Buah ini telah lama dijadikan sebagai obat tradisional, hal ini tentu menunjukkan bahwa delima memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Delima memiliki beberapa kandungan mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Berikut beberapa manfaat dari buah delima untuk kesehatan.
kandungan nutrisi buah delima
kandungan nutrisi buah delima


1. Mencegah kanker


      Salah satu manfaat terbesar dari buah delima adalah kemampuannya untuk mencegah kanker. Delima mengandung anti oksidan tinggi yang disebut dengan flavonoid. Selain itu masih terdapat beberapa anti oksidan lain seperti vitamin C dan zat besi.

      Kombinasi dari beberapa antioksidan ini dapat membantu menangkal radikal bebas, mencegah kerusakan sel dan mencegah timbulnya kanker. Mengonsumsi delima dapat menurunkan PSA (Prostate Specific Antigen) yang merupakan penyebab kanker prostat. Selain itu, delima juga dapat mencegah kanker payudara dan kanker paru - paru.

2. Menjaga kesehatan gigi dan mulut


     Buah delima mempunyai sifat antiviral dan antibakteri, sifat ini bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Delima juga mengandung polifenol, tanin, dan asam allegic yang membantu menghambat pembentukan koloni baktery penyebab plak pada gigi.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh


      Pada buah delima terdapat kandungan vitamin C dapat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsi buah delima juga dapat membuat tubuh lebih kebal terhadap serangan penyakit, terutama penyakit seperti batuk, pilek dan flu.


 buah delima
 buah delima



4. Mengatasi diabetes


     Buah delima sejak lama telah digunakan sebagai obat tradisional untuk diabetes di daerah Timur tengah dan India. Mengonsumsi buah delima juga akan menurunkan kadar gula dalam darah dan membantu produksi insulin. Kedua hal tersebut akan membantu dalam mengatasi diabetes.

5. Menurunkan tekanan darah


      Salah satu manfaat lain dari buah delima dalah mampu menurunkan tekanan darah. Konsumsi 150 ml jus delima selama periode 2 minggu, telah menunjukkan hasil penurunan tekanan darah dari orang - orang yang sebelumnya mempunyai tekanan darah tinggi.

6. Mengatasi peradangan dan sakit pada sendi


      Semakin bertambahnya usia maka resiko terhadap peradangan dan nyeri pada sendi akan bertambah. Ternyata ekstrak dari buah delima dapat digunakan untuk meringankan peradangan dan sakit pada sendi.


cuka buah delima
cuka buah delima



7. Meningkatkan performa dalam olahraga


     Jus dari buah delima dapat bermanfaat dalam mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kemampuan dalam penyembuhan nyeri pada otot. Jus ini juga mampu mengurangi kerusakan oksidatif yang ditimbulkan akibat latihan.

8. Mengatasi gangguan perut dan pencernaan


     Kulit dan daun dari buah delima dapat dimanfaatkan dalam meredakan gangguan pada perut ataupun mengatasi diare. Selain itu, teh dari daun delima juga dapat mengatasi berbagai masalah pada pencernaan. Jus dari buah delima juga dapat bermanfaat dalam mengurangi resiko terkena disentri dan kolera. 

9. Mengobati anemia


      Anemia dapat menyebabkan kondisi yang tidak mendukung untuk tubuh, mulai dari pusing, lemas dan mudah lelah. Buah delima yang kaya akan zat besi dapat membantu mengobati anemia dan meredakan efek yang ditimbulkan oleh anemia.

10. Mencegah penyakit alzheimer


       Jus buah delima yang kaya akan antioksidan telah dipercaya dapat mencegah penyakit alzheimer dan menjaga kesehatan otak, sehingga ingatan pun juga terjaga.


Salad buah dengan biji buah delima
Salad buah dengan biji buah delima


Efek samping dari buah delima


     Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi buah delima. Buah delima dapat menimbulkan efek samping berupa alergi, jadi tidak semua orang cocok dengan buah yang satu ini.

      Buah delima juga tidak cocok dikonsumsi oleh orang yang mempunyai tekanan darah rendah, hal ini dikarenakan kemampuan dari buah ini yang mampu membuat tekanan darah menurun.

      Bagi orang yang akan menjalani operasi atau pembedahan, buah ini juga tidak boleh dikonsumsi baik sebelum ataupun sesudah operasi. Hindari konsumsi buah delima minimal 2 minggu sebelum dan sesudah operasi.


kebun buah delima
kebun buah delima



Fakta buah delima


      Ada berbagai fakta unik yang dimiliki oleh buah delima. Selengkapnya, simak dibawah ini.

  1.  Nama latin dari buah delima mempunyai buah apel dengan banyak biji. 
  2.  Buah delima termasuk ke dalam keluarga berry.
  3.  Buah delima dapat disimpan di kulkas selama 2 bulan dan masih layak untuk dikonsumsi.
  4.  Pohon dari buah delima dapat tumbuh hingga berumur 200 tahun. 
  5.  Ada lebih dari 760 jenis buah delima di dunia ini.
  6.  Pada saat mesir kuno, orang - orang biasanya dikuburkan dengan buah delima. Semakin tinggi/penting posisinya maka buah delimanya akan semakin besar.
  7.  Buah delima terbesar ditumbuhkan di daerah Kandahar, Afghanistan.
  8.  Berbagai ajaran/keyakinan menyebutkan bahwa buah delima merupakan buah yang sangat bermanfaat untuk tubuh. 
  9.  Di Jepang, pohon dari buah delima sering dijadikan bonsai. 
  10.  Di Goychay, Azerbaijan, terdapat festival buah delima. Pada festival itu, makanan dari buah delima disajikan, orang - orang juga menari sambil di iringi musik.

A common man with uncommon desired to succeed, forged by adversity. These things we do, so that others may live.

Silahkan berkomentar yang sopan dan beretika, serta relevan terhadap artikel yang telah anda baca. Jika ada kritik dan saran, kirim melalui kontak di halaman hubungi kami. Terima kasih.
EmoticonEmoticon